Journal Universitas Halmahera
Abstrak
PERSENTASE HIDUP TALAS (Colocasia esculenta(l.) Schott) DI LAPANGAN
Batseba Alfonsina Suripatty
Talas (Colocasia esculenta (L.) Schott) merupakan tumbuhan famili Araceae asli dari Asia Tenggara atau Asia Tengah bagian selatan yang ttelah dibudidayakan sebagai bahan pangan utama sebelum padi. di Papua, talas dikonsumsi sebagai makanan pokok masyarakat. Talas merupakan sumber karbohidrat, protein, lemak nabati, mineral dan vitamin juga sebagai obat. Tanaman talas merupakan tanaman penghasil karbohidrat dan memiliki peran yang sangat strategis, sebagai sumber pangan dan bahan industri, juga untuk pakan ternak. Budidaya bete dibawah tegakan tanaman hutan, khususnya tanaman sagu adalah salah satu upaya mengoptimalkan pemanfaatan lahan untuk mendukung ketahanan pangan lokal. Hal ini merupakan jawaban yang paling tepat untuk mengatasi persoalan di atas. Namun, kurangnya penguasaan iptek, maka perlu kajian yang mendalam untuk menunjang program tersebut. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui persentase hidup bibit bete, talas yang ditanam di bawah tanaman sagu dan dilapangan terbuka. Persentase hidup bete yang ditanam di bawah tegakan sagu memberikan hasil persentase 77,21 % dari yang di tanam dilapangan terbuka 73,68 %.