Journal Universitas Halmahera
Abstrak
POLITISASI PROMOSI JABATAN BIROKRASI (Kajian Politisasi Birokrasi dan Promosi Jabatan Di Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat)
Herman Sidete
Di Indonesia, birokrasi dan politik seperti dua sisi mata uang yang tak bisa dipisahkan karena politik masih menjadi kendaraan utama untuk menuju kursi birokrasi. Dalam perjalananannya kedua aspek ini pun selalu beriringan. Birokrat yang berasal dari partai politik akan memanfaatkan kekuasaan birokrasinya untuk mempolitisasi birokrasi dan birokrat akan memanfaatkan momentum Pemilihan Legislatif (Pileg) sebagai jalan untuk meraih jabatan.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi politisasi birokrasi di Halmahera Barat dan kaitannya dengan promosi jabatan setelah Pemilihan Calon anggota legislatif 2014. Data diperoleh melalui metode wawancara terhadap pihak-pihak yang terlibat langsung dalam Pimilihan Legislatif 2014, antara lain: Tim Sukses calon anggota legislatif, Aktivis, LSM, PNS, masyarakat dan beberapa dokumen/data sekunder Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah terjadi politisasi birokrasi di Halmahera Barat pada Pileg 2014.Mobilisasi birokrasi dilakukan oleh para anggota partai yang sedang berkuasa terhadap para PNS melalui kekuasaan yang mereka miliki dengan menyasar langsung kepada calon pemilih baik keluarga maupun masyarakat biasa. Selain itu, setelah Pemilihan legislatif 2014 selesai terlihat beberapa PNS yang diduga merupakan tim sukses calon legislatif mendapatkan promosi jabatan yang dilakukan tanpa melihat syarat-syarat kelaziman. Hal ini jelas telah mencederai semangat netralitas pegawai negeri dan mengkhianati kepercayaan masyarakat. Temuan penelitian ini berimplikasi pada pentingnya pembuatan aturan yang tegas dan sanksi yang berat kepada aparat birokrat yang terlibat dalam tataran politik praktis.Promosi jabatan harus didasarkan pada prinsip The right man on the riht place and the right man on the right job. Harus dibekali dengan kecakapan, keterampilan dan pengalaman, maka perlu adanya pendidikan dan pelatihan kepemimpinan dan melewatai tahapan fit and proper test sebelum dipromosikan.