Journal Universitas Halmahera
Abstrak
Estimasi Kedalaman Struktur Bawah Permukaan Berdasarkan Analisis Spektrum Terhadap Anomali Bouger
Bayu Achil Sadjab dan Eddy Hartantyo dan Sismanto
Posisi Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berada pada jalur pergerakan
lempeng aktif Indo-Australia dan Eurasia dan termasuk dalam zona busur Banda
menyebabkan wilayah ini memiliki tingkat seismisitas yang tinggi. Gempabumi yang
terjadi banyak bersumber dari struktur patahan aktif di wilayah daratan, akan tetapi
informasi mengenai kedalaman struktur patahan di NTT belum tersedia secara
detil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kedalaman struktur atau sesar berdasarkan analisis spektrum anomali gravitasi. data gravitasi berupa peta anomali bouguer sederhana diperoleh dari kantor Pusat Survei Geologi (PSG) yang diterbitkan pada tahun 1990.
Analisis spektrum terhadap data anomali gravitasi dilakukan untuk mengestimasi kedalaman sesar bawah permukaanberdasarkan hasil sayatan pada data anomali Bouguer Lengkap, kemudian diolah menggunakan program numeri. Hasilnya Batas kedalaman dari perhitungan analisis spektrum menunjukan batas atas rata-rata kedalaman regional antara 11.000 meter hingga 16.000 meter dan batas atas rata-rata kedalaman residual antara 1.000 meter hingga 1.200 meter.