Journal Universitas Halmahera
Abstrak
Pengaruh Perencanaan, Komunikasi dan Pengendalian Terhadap Kinerja Pegawai dengan Variabel Moderator Komitmen Organisasi
(Survey Pada Pegawai Di Lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Maluku Utara)
Piet Hein Babua
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran dan menganalisis pengaruh Perencanaan, Komunikasi dan Pengendalian Terhadap Komitmen Organisasi Serta Implikasinya Pada Kinerja Pegawai (Survey Pada Pegawai Pemerindah Daerah Provinsi Maluku Utara) . Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling.Sedangkan Objek penelitian ini dilakukan pada pegawai Pemerintah Daerah Provinsi Maluku Utara dengan jumlah sampel 440 responden.Metode analisis data adalah analisis deskriptif dan verifikatif menggunakan Struktural Equation Model (SEM) dengan program Linear Struktural Relationship (LISREL 8.80). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi responden mengenai variabel perencanaan, komunikasi kerja dan pengendalian pada kategori baik, sedangkan variabel komitmen organisasi dan kinerja pegawai berada pada pada kategori sangat baik. Hasil analisis kuantitatif melalui uji hipotesis berhasil membuktikanbahwa secara parsial dan simultan perencanaan, komunikasi dan pengendalian terhadap komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan,dengan ditunjukkan nilai koefisien masing-masing 0,32 (21,1%), 0,23 (14,5%), 0,46 (33%), dan koefisien determinasi R2 = 0,69 (68,7%). Begitupun perencanaan, komunikasi, pengendalian, dan komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai berpengaruh positif dan signifikan,dengan ditunjukkan nilai koefisien 0,31 (20,4%), 0,24 (16,1%), 0,28 (19%), 0,36 (22,5%)dan koefisien determinasi R2 0,78 (78%).Secara parsial variabel pengendalian0,46 (33%)berpengaruh paling besar terhadap komitmen organisasi, sedangkan terhadap kinerja pegawai variabel yang berpengaruh paling besar adalah komitmen organisasi0,36 (22,5%). Implikasi manajerial berdasarkan hasil analisis penelitian bahwa prioritas dalam meningkatkan komitmen organisasi dan kinerja pegawai hendaknya mengutamakan pengendalian dengan aspek evaluasi, selanjutnya perencanaan dengan aspek pertanggung jawaban dan selanjutnya komunikasi dengan aspek interpersonal.