Journal Universitas Halmahera
Abstrak
Penerapan Konseling Reality Therapy Dalam Jemaat
Jerizal Petrus
Pelayanan konseling sering disepelehkan. Padahal, pelayanan konseling harusnya dilakukan dalam berbagai ranah kehidupan. Perkembangan zaman ini melahirkan berbagai dinamika hidup yang seringkali membuat individu jatuh dalam berbagai persoalan hidup seperti masalah keluarga, pernikahan, sakit penyakit, kekerasan, dan masalah hidup sehari-hari lainnya. Karena zaman sekarang sangat menuntut kehidupan mandiri, kebanyakan orang percaya bahwa untuk memenuhi kebutuhan atau menyelesaikan masalah mereka tidak perlu bantuan orang lain. Jika kita terjebak pada pandangan ini, maka kita tidak perlu mencari bantuan kepada orang lain atau memberikan bantuan kepada orang yang membutuhkannya. Sikap seperti itu akan membentuk masyarakat yang memiliki sikap acuh tak acuh terhadap satu dengan lainnya, dan didalamnya setiap orang mengutamakan kepentingannya sendiri di atas kepentingan orang lain. Peran gereja sangat penting dalam kondisi seperti ini. Dengan demikian maka pelayanan konseling harus benar-benar menjadi perhatian serius oleh gereja. Karena itu, maka setidaknya para pelayan harus memiliki pengetahuan tentang proses konseling. Salah satu pendekatan konseling yang dipandang sederhana dan dapat dilaksanakan oleh konselor partisipan adalah dengan menggungakan pendekatan konseling reality therapy.
Katakunci: Pelayanan, Reality therapy, Konseling.